Hadiri Peringatan Hari Jadi Jatim, PKS Beri Apresiasi dan Ajak Gubernur Khofifah Jaga Semangat Kolaborasi

 

SURABAYA- Hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-77 diperingati pada Rabu, 12 Oktober 2022. Dalam peringatan itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan yang hadir memberikan apresiasi pada Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Secara khusus, Irwan memberi aprasiasi pada kuantitas produksi sebanyak 9.94 juta ton gabah kering giling.

Menurutnya, Jawa Timur semakin memperkuat predikatnya sebagai Provinsi Lumbung Pangan Nasional dengan keberhasilannya meraih status sebagai Provinsi dengan produksi padi Nomor 1 Nasional

Di samping itu, Irwan menambahkan, Jawa Timur merupakan Provinsi dengan kontribusi Nomor 1 Nasional untuk komoditas Jagung, Cabe rawit, Bawang Merah, Mangga, Pisang, dan Mawar.

Demikian pula untuk komoditas pangan lain yang meliputi sapi potong, sapi perah, ayam petelur, daging, telur, susu, gula kristal tebu, tembakau dan garam yang juga merupakan Nomor 1 Nasional.

Jawa Timur lanjutnya juga merupakan eksportir tertinggi Nasional untuk komoditas perikanan meliputi tuna, cakalang, tongkol dan udang.

“Pasca pandemi Covid-19 perekonomian Jawa Timur cepat bangkit di atas rata-rata nasional, alhamdulillah,” katanya.

Hal ini, pria 46 tahun itu melanjutkan, terbukti bahwa pada Triwulan ll tahun 2022 tumbuh impresif ditunjukkan dengan capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,74 persen (y-o-y) dan tertinggi se Pulau Jawa atau tumbuh di atas rata-rata Nasional yang mencapai 5,44 persen (y-o-y).

Ia juga menjelaskan bahwa realisasi investasi Triwulan ll tahun 2022 di Jawa Timur menunjukkan capaian kinerja yang menggembirakan.

Tercatat realisasi investasi mengalami kenaikan pada triwulan ll tahun 2022 (yoy) sebesar 69,2 persen. Angka ini sekaligus melebihi pertumbuhan investasi nasional sebesar 35,5 persen.

Meskipun demikian, Irwan juga berharap titip agar ada percepatan penurunan angka kemiskinan di Jawa Timur.

“Walaupun pada periode Maret 2021 – Maret 2022 penurunan kemiskinan Nasional sebanyak 391.400 jiwa (28,3 %), merupakan capaian penurunan tertinggi di antara semua provinsi di lndonesia. Namun angka kemiskinan masih pada 4.25 jutaan,” katanya.

Pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim selama dua periode ini menyampaikan bahwa PKS Jatim atas arahan pimpinan pusat juga punya semangat transformasi dan Kolaborasi.

“Ini sejalan dengan semangat Bu Gubernur Khofifah yang menggaungkan semangat Iki bangun jatim yaitu semangat inisiatif, kolaborasi, dan inovatif,” ujar Kang Irwan.

PKS Jatim, lanjutnya, juga punya agenda PKS bangun desa dengan tujuan melahirkan petani dan peternak milenial.

“Salah satunya dengan agenda sekolah tani dan nelayan. Hal ini merupakan salah satu wujud politik pemberdayaan,” pungkas Irwan.{}