PKS Kota Malang Gelar LATANSA, Cetak Perempuan Tangguh dan Siaga Hadapi Situasi Darurat

PKS Kota Malang Gelar LATANSA, Cetak Muslimah Tangguh dan Siaga Hadapi Bencana

MALANG – Bidang Kepanduan dan Bela Negara Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang menggelar Pelatihan Perempuan Siaga (LATANSA) sebagai upaya mencetak perempuan yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad, 19 Juli 2026, di kawasan wisata alam Bedengan, Selorejo, Kabupaten Malang, dan diikuti ratusan kader perempuan PKS Kota Malang.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen PKS dalam meningkatkan kapasitas perempuan, tidak hanya sebagai pendidik utama dalam keluarga, tetapi juga sebagai garda terdepan yang mampu memberikan pertolongan pertama saat terjadi keadaan darurat, baik bencana alam, kecelakaan, maupun kondisi kedaruratan lainnya.

PKS Kota Malang Gelar LATANSA, Cetak Muslimah Tangguh dan Siaga Hadapi Bencana

Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kesehatan fisik, kedisiplinan, dan komitmen merupakan modal utama kader dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

“Sehat, bugar, kuat, dan lincah adalah indikator utama kesehatan kader PKS Kota Malang saat ini. Kegiatan LATANSA ini bertujuan untuk melatih komitmen serta kedisiplinan kader dalam mengemban amanah. Dengan fisik yang prima, kita dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kebugaran di tengah aktivitas yang padat,” ujar Syaiful Ali Fatah.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks. Karena itu, kader perempuan perlu dibekali keterampilan praktis agar mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan LATANSA turut dihadiri sejumlah tokoh PKS, di antaranya Anggota DPR RI dr. Gamal Albinsaid, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Puguh Wiji Pamungkas, Ketua MPD PKS Kota Malang Ernanto Joko Purnomo, jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) DPD PKS Kota Malang, para Ketua DPC, serta seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kota Malang. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas kader perempuan.

Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi penting, mulai dari Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), teknik penanganan kondisi darurat, simulasi evakuasi, hingga dasar-dasar kesiapsiagaan bencana. Materi disampaikan melalui praktik lapangan sehingga peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan keterampilan yang dibutuhkan dalam situasi nyata.

Selain kemampuan teknis, LATANSA juga menitikberatkan pada pembentukan karakter. Para peserta didorong menjadi perempuan yang tangguh secara fisik, kuat secara mental, disiplin dalam bertugas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan di alam terbuka juga dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah dan kerja sama antarkader.

PKS Kota Malang Gelar LATANSA, Cetak Muslimah Tangguh dan Siaga Hadapi Bencana

Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Kota Malang berharap pelatihan ini dapat melahirkan kader-kader perempuan yang siap terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan serta menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Melalui LATANSA, PKS Kota Malang menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kemampuan nyata untuk melayani masyarakat. Semangat melayani, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan diharapkan menjadi karakter yang terus tumbuh di setiap kader perempuan PKS.

Secara jangka panjang, Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Kota Malang berharap alumni pelatihan LATANSA ini mampu bertindak sebagai relawan yang siap diterjunkan dalam aksi kemanusiaan dan pelayanan masyarakat. Melalui integrasi antara nilai-nilai dakwah dan aksi nyata, diharapkan lahir sosok-sosok perempuan yang beriman, berilmu, dan terampil, yang siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat, umat, dan bangsa.

Bagikan: