MALANG – Sebanyak 230 kader perempuan mengikuti pelatihan LATANSA (Pelatihan Perempuan Siaga) yang diselenggarakan Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Kota Malang. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 19 Juli 2026 di kawasan alam Bedengan, Selorejo, Kabupaten Malang ini difokuskan untuk membentuk perempuan yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat.
Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, hadir langsung membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kebugaran fisik dan ketangguhan mental merupakan modal penting bagi kader dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
“Sehat, bugar, kuat, dan lincah harus menjadi indikator utama kesehatan kader PKS Kota Malang. Pelatihan LATANSA ini bertujuan melatih komitmen dan kedisiplinan kader dalam mengemban amanah. Kita ingin memastikan bahwa setiap kader tetap menjaga kebugaran agar selalu siap melaksanakan kontribusi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Syaiful Ali Fatah.
Pelatihan yang digelar di alam terbuka ini juga menjadi ajang konsolidasi kader. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI dr. Gamal Albinsaid, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Puguh Wiji Pamungkas, Ketua MPD PKS Kota Malang Ernanto Joko Purnomo, jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) DPD, para Ketua DPC, serta seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kota Malang.

Selama pelatihan, peserta mengikuti berbagai materi yang dirancang menyerupai kondisi lapangan. Mereka dibekali keterampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), penanganan kondisi darurat, simulasi evakuasi, serta teknik dasar kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pendekatan praktik dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.
PKS Kota Malang memandang bahwa peran perempuan saat ini semakin strategis. Selain menjadi pendidik utama dalam keluarga, perempuan juga memiliki peran penting sebagai penggerak kepedulian sosial yang mampu memberikan pertolongan awal ketika terjadi kecelakaan, bencana, maupun kondisi darurat di lingkungan sekitar.

Melalui pelatihan ini, PKS Kota Malang ingin menghadirkan kader perempuan yang memiliki kemampuan nyata, bukan sekadar aktif dalam kegiatan organisasi. Bekal keterampilan yang diperoleh selama LATANSA diharapkan dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat, mulai dari memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan, membantu proses evakuasi saat bencana, hingga menjadi motor edukasi kesiapsiagaan di lingkungan keluarga dan komunitas. Dengan demikian, kader PKS diharapkan hadir tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga mampu memberikan solusi dan tindakan nyata ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.




