Kick Off Pemenangan Pemilu 2024 dan Launching BCAD PKS Kota Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai mematangkan persiapan untuk Pemilihan Umum di 2024 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan dalam acara Kick Off Pemenangan Pemilu 2024 dan Launching Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) PKS Kota Malang pada Minggu (5/3/2023).

Ketua DPD PKS Kota Malang, Ernanto Djoko Purnomo mengatakan, launching ini juga menjadi ajang untuk memanaskan mesin politik PKS Kota Malang.

Dalam kegiatan tersebut, setidaknya ada sebanyak 45 BCAD PKS yang hadir untuk dilakukan pembinaan dan pembekalan. 45 BKAD ini nantinya akan dilakukan penyaringan.

“Ini sudah tahap penyaringan. Kalau penjaringan sudah selesai. Yang hadir di sini orang-orang yang suda terpilih. Totalnya ada 45 orang (BKAD PKS). Setiap dapil suda terisi semua,” ujar Ernanto.

Namun demikian ke 45 BCAD PKS ini masih belum final. Menurut Ernanto, BCAD yang final nanti adalah kader yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bertarung di Pemilu 2024.

“Finalnya kalau sudah daftar ke KPU. Selama jadi bakal, kalau toh memang ada yang lebih potensi (mendulang suara) saya rasa teman-teman bisa menyesuaikan,” imbuh Ernanto.

Sementara itu, DPD PKS Kota Malang berusaha agar kader yang nanti maju pada Pemilu 2024 bisa berasal dari semua unsur dan kalangan. Termasuk dari kalangan milenial.

“Sosoknya kita berusaha proporsional, unfuk pemilu 2024 kita kejar pasar milenial. Jadi kita berusaha setiap dapil harua ada caleg milenial. Tp yg sekarang kita pertama untuk regenerasi, kedua sebagai corong bahwa PKS mengedepankan pasar milenial,” terangnya.

Bahkan menurutnya dari 45 BCAD yang ada saat ini, sekitar 20 persen diantaranya terbilang berusia yang masuk pada kategori milenial. Yakni 30 tahun ke bawah.

“Kalau yang sudah penyaringan, sekitar ada 20 persen. Misalnya diantara sepuluh caleg, dua diantaranya di masuk kalangan milenial,” pungkasnya.

Selain itu, untuk mematangkan persiapan menghadapi Pemilu 2024, pihaknya juga akan melengkapi strukturnya. Yakni dari tingkat DPC hingga koordinator atau pengurus di tingkat RT.