MALANG – Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif DPD PKS Kota Malang resmi memulai rangkaian kegiatan “Pendampingan UMKM Kota Malang Tahun 2026”. Pertemuan yang digelar secara tatap muka (offline) pada sore kemarin menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antar pelaku usaha di lingkungan partai. Program ini dirancang sebagai wadah strategis untuk memetakan potensi bisnis sekaligus memberikan dukungan nyata bagi para pelaku usaha kecil dan menengah agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Indra Permana, selaku Ketua Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif DPD PKS Kota Malang, menyatakan bahwa fokus utama dari agenda ini adalah peningkatan taraf ekonomi secara sistematis. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh kader, konstituen, dan simpatisan PKS yang memiliki usaha tidak berjalan sendirian. Melalui pendampingan ini, kami menargetkan adanya peningkatan omzet yang signifikan, sehingga ekonomi keluarga dan anggota PKS dapat semakin kuat dan mandiri,” ujar Indra dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Indra menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi para peserta. Harapannya, pendampingan usaha ini dilakukan secara rutin setiap bulan dan memberikan dampak langsung pada penguatan ekonomi kader serta simpatisan. Dengan pengawalan yang intensif, diharapkan struktur ekonomi di tingkat akar rumput menjadi lebih kokoh, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Kota Malang secara luas.
Dalam acara ini juga turut dihadiri Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah dan Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan perdana ini, DPD PKS Kota Malang telah menyiapkan rangkaian pelatihan bisnis bulanan yang lebih teknis. Para peserta diharapkan disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas pengembangan usaha sesuai dengan arahan yang diberikan oleh tim pendamping. Langkah konkret ini diambil untuk memastikan bahwa setiap materi pelatihan dapat langsung diimplementasikan dalam operasional bisnis masing-masing guna mencapai target pertumbuhan yang telah ditetapkan.




