Jakarta (29/11) — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI menyampaikan duka mendalam atas bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Musibah tersebut mengakibatkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, serta memaksa ribuan warga mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Ketua Fraksi PKS DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menuturkan bahwa seluruh jajaran Fraksi PKS turut berbelasungkawa dan mendoakan para korban.
“Atas nama Fraksi PKS DPR RI, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar Kharis di Jakarta.
Sebagai bentuk solidaritas nyata, seluruh anggota Fraksi PKS menggalang donasi internal untuk membantu penanganan darurat. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui struktur PKS di daerah dan lembaga kemanusiaan yang kredibel, sehingga memastikan dukungan tepat sasaran dan menjangkau warga paling terdampak.
“Kami berharap dukungan ini dapat membantu pemenuhan kebutuhan mendesak para penyintas dan meringankan beban mereka dalam masa-masa sulit ini,” lanjutnya.
Selain memberikan bantuan, Fraksi PKS turut mengapresiasi respons cepat pemerintah dalam melakukan evakuasi, pendataan, dan penanganan di lapangan. Menurut Kharis, kecepatan koordinasi lintas lembaga sangat krusial untuk mengurangi risiko lanjutan dan menjamin keselamatan warga.
“Kami menghargai langkah pemerintah yang sigap dan terukur. Kecepatan seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas kondisi di wilayah yang terdampak,” tegasnya.
Fraksi PKS juga mendorong agar kejadian ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan penguatan sistem peringatan dini di daerah-daerah rawan. Kharis menilai, modal sosial berupa kepedulian masyarakat dan semangat gotong royong adalah kekuatan besar bangsa dalam menghadapi situasi darurat.
“Mitigasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Semoga peristiwa ini memperkuat koordinasi dan sistem kesiapsiagaan nasional,” ujarnya.
Fraksi PKS menutup pernyataan dengan menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif melalui fungsi legislasi dan pengawasan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.





