Home / Berita PKS Kota Malang / Selamat Jalan Ustadz Arif HS, Istirahat Sang Penjaga As-Shohlah

Selamat Jalan Ustadz Arif HS, Istirahat Sang Penjaga As-Shohlah

“Dalam partai ini, tidak ada yang boleh memafaatkan untuk kepentingan sendiri, kita satu komando, satu perintah. Kita niatkan amanah ini adalah jalan jihad kita, ladang amal kita menuju pertemuan dengan Allah SWT,” demikian kurang lebih tausiyah Ust Arif Hari Setiawan, MT dalam kegiatan Kembara PKS 2018 yang lalu. Beliau berbicara kurang-lebih selama satu jam, dan tidak ada becanda. Urat-urat di leher beliau menegang, dan telinganya memerah. Tampak sekali, Ustadz murah senyum ini sedang marah. Kemarahan beliau, waktu itu hanya bisa kami duga tanpa dapat dibuktikan.

Hari ini 23 Oktober 2019, sang penjaga Ash-shohlah (kemurnian) dakwah PKS dan Tarbiyah itu telah berpulang. Istirahat dari hari-harinya yang panjang dan melelahkan.

Termasuk generasi ‘assabiquunal awwalun’ (pendahulu) di Malang Raya Ust Arif merupakan sosok paripurna. Hampir semua level jabatan kepartaian pernah beliau emban. Namun kesederhanaannya sangatlah mengemuka. Sebelas tahun yang lalu, beliau adalah Sekretaris Umum DPW PKS Jawa Timur. Beliau juga sudah menjadi aggota dewan Provinsi. Ditambah lagi, istri beliau adalah seorang dokter. Tapi boro-boro mobil, motornya aja masih Astrea Prima butut. Pun rumah juga masih ngontrak, hingga saat ini.

Pernah waktu itu, ketika menjabat Sekretaris DPW, beliau sering mengunjungi DPD PKS, numpang ngeprint karena beliau tidak punya printer. Salah satu Anggota Dewan Kota Malang saat itu yang melihat merasa iba, lalu membelikan beliau printer agar memudahkan pekerjaannya. Namun Ust Arif keukeuh, tidak mau menerimanya dan memaksa memberitahu, siapa gerangan yang membelikan beliau printer tersebut.

Ketika menjabat Ketua DPW PKS Jatim, beliau mendapat fasilitas kendaraan dari Partai. Namun, Ust Arif tidak pernah menggunakannya kecuali kepentingan dakwah kepartaian. Mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah tetap menggunakan sepeda motor, bahkan ojek online. 

Pun ketika beliau mendampingi Bapak Agus Dono dalam perhelatan Pilkada Kota Malang, Ust Arif HS dipinjami mobil untuk aktivitas beliau. Namun, beliau tidak mempunyai sopir. Akhirnya beliaulah yang menjadi sopir, sedangkan ajudannya yang tidak bisa nyetir justru mendampingi beliau di sebelahnya.

Ust. Arif Setiawan MT, dilahirkan di Malang pada 25 Mei 1967. Almarhum meninggalkan seorang istri yakni dr. Santy Rachmadani Madjid dan empat orang putra-putri.

Almarhum diamanahi sebagai Ketua Umum DPW PKS Jatim periode 2015-2020 sejak tanggal 14 Oktober 2015 pada forum Musyawarah Wilayah PKS. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah, Sekretaris Umum DPW, Ketua Umum DPD PKS Kota Malang, Ketua DPC PKS Singosari, dan Ketua DPD PK Kabupaten Malang.

Saat ini almarhum juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani di DPRD Provinsi Jawa Timur. Pada Alat kelengkapan DPRD, beliau ditempatkan sebagai anggota Komisi C.

Almarhum terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 mewakili daerah pemilihan Jatim I meliputi Kota Surabaya. Pada periode 2009-2014, beliau juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jatim mewakili daerah pemilihan Jatim VI meliputi Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kabupaten Tulungagung.

Selamat jalan Ustadz Arif, panjangnya pelayat dari seluruh Jawa Timur menjadi saksi, perjalanan beliau, keihlasan beliau dan betapa kader PKS sangat mencintai beliau.

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Corona Tembus 100 Ribu, PKS: Kita Harus Semakin Waspada

Jakarta –  27 Juni 2020  – Total kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia menembus angka 100.303 pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.