Setiap elemen bangsa harus memiliki rasa cinta tanah air dan tanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI serta mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Mungkin sebagian kita merasa sudah melakukan banyak hal untuk Indonesia. Tapi seyogiya kita merasa masih jauh lebih banyak yang harus kita perjuangkan untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang kita cintai bersama.

 

Tanggung jawab kita jauh lebih besar dari waktu yang kita punya. Menjadi Indonesia adalah proses yang tak bekesudahan, being Indonesia is never ending process. Mengutip Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Alenia ke-2, bangsa dan negara Indonesia masih terus berproses untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia “…yang merdeka, besatu, berdaulat, adil dan makmur.”

 

Kita semua harus memiliki semangat dan komitmen untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia kita, serta mengokohkan perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih bermartabat, Indonesia yang berdaulat, maju, adil dan sejahtera sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar kita tersebut. Dalam konteks perjuangan dan tanggung jawab tersebut, ada satu tema yang penting kita angkat bersama, yaitu “Kolaborasi Melayani Indonesia”.

 

Melalui tema ini kita ingin mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya para pejabat publik dan elit politik, untuk mengokohkan jati diri dan karakter pelayanan kepada rakyat. Tema ini sekaligus menjadi syiar bahwa pelayanan harus menjadi bahasa kepemimpinan negeri ini, dimana para pemimpin, pejabat publik, aparatur negara itu sesungguhnya dan sejatinya adalah “pelayan rakyat.” Nabi SAW bersabda: “Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka” (HR. Abu Na’im).

 

“Melayani Indonesia” harus menjadi garis perjuangan dan pengabdian bersama di pentas politik dalam level apapun. Bukanlah disebut perjuangan dan pengabdian jika apa yang kita lakukan justru melukai Indonesia, menjatuhkan Indonesia, apalagi sampai menghancurkan Indonesia.

 

Dengan tema ini pula kita menyadari bahwa untuk melayani Indonesia dibutuhkan kolektivitas atau kebersamaan kita sebagai bangsa. Kolektivitas yang mendasari kita untuk bersatu, bekerja sama, dan bergotong royong di antara sesama anak bangsa—apapun suku bangsa, agama, daerah dan golongan kita sepanjang gen kita adalah gen Indonesia kita wajib menjaga dan memajukan Indonesia.