MALANG – Suasana Bumi Perkemahan Bedengan, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dipenuhi semangat dan antusiasme ratusan kader perempuan dalam gelaran LATANSA 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Kota Malang, Ahad (19/7/2026). Sebanyak 230 peserta dari lima DPC PKS se-Kota Malang mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Kegiatan LATANSA 2026 menjadi ajang pembinaan kader perempuan melalui perpaduan materi kepanduan, latihan kesiapsiagaan, serta aktivitas yang membangun kekompakan dan semangat kebersamaan. Sejak registrasi dimulai pukul 06.00 WIB, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian agenda yang telah disiapkan panitia.

Acara semakin semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh PKS, di antaranya Anggota DPR RI dr. Gamal Albinsaid, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Puguh Wiji Pamungkas, Ketua MPD PKS Kota Malang Ernanto Djoko Purnomo, jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) DPD PKS Kota Malang, para Ketua DPC, serta seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kota Malang.
Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, dalam sambutan pembukaan menyampaikan apresiasinya atas semangat kader perempuan yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, LATANSA 2026 menjadi salah satu wadah pembinaan yang memadukan penguatan fisik, mental, kedisiplinan, dan semangat pelayanan kepada masyarakat.
“Sehat, bugar, kuat, dan lincah harus menjadi indikator utama kesehatan kader PKS Kota Malang. Melalui LATANSA ini, kita ingin melatih komitmen dan kedisiplinan kader agar selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Syaiful Ali Fatah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi Wawasan Kebangsaan dan Kepartaian oleh Ketua MPD PKS Kota Malang, Ernanto Djoko Purnomo. Selanjutnya peserta mengikuti pelatihan Respon Keadaan Darurat dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bersama tim medis RS Wajak Husada. Sesi ini memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat diterapkan saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan masyarakat.
Peserta juga mendapatkan materi mengenai kepanduan dan Santika yang dipandu oleh Suharti. Melalui sesi ini, para kader diperkenalkan pada nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, dan kedisiplinan sebagai bagian dari pembentukan karakter kader perempuan PKS.

Suasana semakin meriah ketika seluruh peserta mengikuti berbagai permainan outbound yang dirancang untuk memperkuat komunikasi, kekompakan, dan kerja sama antarkelompok. Gelak tawa, yel-yel penyemangat, serta semangat kompetisi mewarnai setiap permainan yang berlangsung di alam terbuka Bedengan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, LATANSA 2026 ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi kader perempuan PKS Kota Malang untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas, serta siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan pelayanan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.




