Home » Kolom » AKP Turki, Kokoh Jadikan Dakwah Sebagai Panglima

AKP Turki, Kokoh Jadikan Dakwah Sebagai Panglima

AKP Turki, Kokoh Jadikan Dakwah Sebagai Panglima
By: Nandang Burhanudin
****

dwi tunggal turki(1)
“Saya tidak akan izinkan siapapun, memperkeruh suasana. Hubungan saya dengan Presiden diikat dengan hubungan ukhuwwah yang kuat. Lisan saya tak akan pernah digunakan untuk bermanuver menyerang Presiden Erdogan, satu kata pun. Kehormatannya, kehormatanku. Keluarganya, keluargaku.”

(2)
“AK Parti adalah partai regional, bukan hanya Turki. Saya tetap bersama AKP. Terus mendukung AKP, hingga saya selesaikan LPJ sebagai Ketua AKP. ”

(3)
Demikian butiran mutiara yang dilontarkan Daud Oglu. Jika ego pribadi atau kelompok yang menjadi panglima, Ahmad Daud Oglu bisa saja melakukan langkah-langkah hukum. Melawan atas nama keadilan.

(4)
Namun Daud Oglu menerima opsi yang ditawarkan Presiden Erdogan. Teguh bermusyawarah dengan Ketua DPR, Sekjen AKP, Pengurus DPP. Hasil musyawarah diagendakan Munaslub AKP 28 Mei 2016.

(5)
Abdul Quddus Salafy seorang jurnalis senior mengisahkan pertemuan intensif DPP AKP. Semua berujung pada satu kata, “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.” Dud Oglu patuh pada mekanisme dan taat pada keputusan. “Anda adalah pemimpin kami”, kepada Erdogan.

(6)
AKP mengajarkan. Bahwa ketika dakwah Ilallah menjadi panglima. Keputusan yang sifatnya politis bisa diselesaikan dengan damai, tanpa intrik, kisruh, apalagi menyebabkan perpecahan.

(7)
AKP menutup celah pihak luar memancing di air keruh. Sebab dakwah menjadi panglima, mengedepankan ukhuwwah daripada arogansi jabatan atau tirani struktural apalagi egoisme personal.

(8)
Karena dakwah sebagai panglima. Tidak ada individu pemimpin AKP yang diperlakukan taqdis (disucikan). Hatta seorang Erdogan, tak terlepas dari hisbah (evaluasi kinerja). Sebab yang makshum hanyalah baginda Rasulullah saw.

(9)
Karena dakwah sebagai panglima. Majlis Musyawarah AKP mengintensipkan pertemuan. Semua dilakukan untuk menutup analisa liar di kalangan kader menegah ke bawah. Kemaslahatan Turki dan umat, lebih utama.

(10)
Penggantian seorang Ketua AKP, yang sekaligus PM hanya dilakukan kurang 24 jam. Semua berkah dari keshalihan individu seorang Profesor Ahmad Daud Oglu. Yang siap menanggalkan jabatan strategis, semudah membalikkan telapak tangan.

(11)
Juga berkah keshalihan berjamaah, yang mengedepankan mekanisme amar makruf nahyi munkar, dibingkai ukhuwwah qawiyyah (kekuatan ukhuwwah) yang tak lagi sekadar basa-basi. Semua pun berakhir dengan rona air mata bahagia. Damai sejahtera. Sebab dakwah itulah panglimanya.

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Tata Cara Berkurban Ala Rasulullah

Sebentar lagi Idul Qurban akan menghampiri kita. Hampir semua muslim bersukacita menyambut datangnya Hari Raya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.