Home / Kabar Lainnya / Mengharukan, Ditengah Ribut Corona PKS Lakukan Ini

Mengharukan, Ditengah Ribut Corona PKS Lakukan Ini

Malang, 20 Maret 2020 – Ditengah deraan virus Corona (Covid-19) menyerang Indonesia, masih ada saja netizen yang iseng menanyakan partisipasi partai dalam membantu kesulitan masyarakat, terutama kebutuhan hand sanitizer dan masker pelindung diri. Sejak diumumkan masuk Indonesia pada awal Maret 2020 lalu, hingga hari ini (20 Maret 2020) Jumlah kasus baru yang dilaporkan bertambah 60 orang, sehingga total terdapat 369 orang yang terinfeksi virus corona. Hal ini diungkap oleh Juru Bicara Pemerintah dalam penanganan virus corona di Jakarta.

Kepanikan masyarakat sangat mendasar, beredarnya video-video pendek tentang estimasi naiknya penderita corona serta kondisi update di tiap daerah yang berbeda, serta kedatangan pekerja asing di Haluoleo Kendari beberapa waktu lalu, menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan lemahnya peran pemerintah dalam menangani kasus ini. Sementara itu, keberadaan hand sanitizer serta masker yang mulai sulit dicari menimbulkan kepanikan lain.

Ditengah hiruk pikuk masalah tersebut, PKS ternyata menurunkan tim relawan di sejumlah daerah. Di Siak Provinsi Riau misalnya, Pada Jumat 20 Maret 2020, disela kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jum’at pagi, yaitu berbagi sarapan gratis pada warga yang melintas didepan kantor PKS yang berada di Jalan Hangtuah tidak jauh dari Istana Siak, pada Jum’at 20/3/2020  partai berlambang bulan sabit kembar yang diketuai H. AGUS MALIK, ST  itu juga bagikan masker gratis untuk masyarakat.

 

Lain lagi dengan PKS di Sumatera Barat, DPD PKS Padangpanjang pada Jumat 20 Maret 2020 sore membagikan masker dan hand sanitizer untuk masyarakat. Hal ini diungkap oleh netizen dengan akun ridwan koto di facebook,
“Alhamdulillah, PKS Padang Panjang sudah memulai berbagi Masker ke masyarakat dalam meredam Covid19. Semoga konsisten dan di ikuti juga oleh Kontestasi Politik lain nya di Sumbar dan Indonesia. MASKER dan HS (Hand Sanitizer, bila kebutuhan mendesak dan tdk di temukan Sabun dan Air untuk cuci tangan) menjadi prioritas utama di masyarakat saat ini,” tulis Ridwan.

 

Sementara itu, di Tulungagung Jawa Timur, Renno Mardi Putro, Ketua DPD PKS Tulungagung sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung menulis kegiatan PKS dalam membantu masyarakat di akun facebook-nya pada Jumat 20/03/2020. Berikut penjelasan Renno:

“PKS Tulungagung berbagi
Setelah awal Maret lalu berbagi masker, kali ini kami berupaya semampu nya menyediakan Hand Sanitizer bagi yg membutuhkan..
Untuk Umum, silahkan…
Lokasi di depan Kantor DPD PKS Tulungagung (Perum Rimba Karya Timur)”

Sebelumnya, DPD PKS Tulungagung telah membagikan masker secara gratis kepada pasien dan Keluarga Pasien di area RSUD dr Iskak pada 3 Maret 2020.

 

Gerak DPD PKS Kota Malang
Sementara di Kota Malang Jawa Timur, Ketua DPD PKS Kota Malang Ernanto Djoko Purnomo mengungkap, saat ini DPD PKS Kota Malang telah memiliki Satgas Genta Covid-19 Kota Malang yang di ketuai oleh Ketua Bidang Kesra DPD PKS Kota Malang, Ibu Widuri Kustiyanti, “Ketuanya Bu Widuri, nanti tim ini akan bekerja merangkum kekuatan kader dan simpatisan di PKS supaya dapat berkhidmat untuk masyarakat Kota Malang,” ujar Djoko.

Hasil rilis Pemerintah Provinsi Jawa Timur Jumat 20/03/2020 menunjukkan Kota Malang merupakan Kota dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terbesar yaitu 24 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 8 orang dan positif corona ada 2 orang. “Kita sudah sebarkan edaran MUI dan lembaga terkait agar kader dan simpatisan PKS tetap berada dirumah (work from home) kecuali ada hal penting yang harus dilakukan di luar,” tutup Djoko, Ketua DPD PKS Kota Malang.

 

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Hari Olahraga Nasional, PKS Gelar Senam Bersama

Malang, 13 September 2019 – PKS Kota Malang melaksanakan kegiatan Senam Massal dalam rangka memperingati Hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.