Home / Berita Ngalam / Hari Ini, Total Kasus Corona Capai 686 Orang, Apa Langkah PKS?

Hari Ini, Total Kasus Corona Capai 686 Orang, Apa Langkah PKS?

Malang, 24 Maret 2020 – Korban virus mematikan Corona terus bertambah di Indonesia. Hari ini 24/03/2020 Korban Corona mencapai 686 orang dengan korban meninggal total mencapai 55 orang. “Ada penambahan kasus baru 107 orang. Sehingga totalnya ada 686 orang,” ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Selasa sore. Yuri memaparkan bahwa hingga saat ini pemerintah menyebutkan bahwa total ada 30 pasien yang dinyatakan sembuh dan boleh pulang (dikutip dari kompas.com)

Secara global, pada Senin (23/3/2020) pukul 16.46 WIB jumlah terinfeksi virus corona di seluruh dunia adalah 342.407 kasus, per Selasa 24 Maret 2020 pukul 16.37 WIB jumlahnya bertambah hampir 40.000 menjadi 384.432 kasus. Sementara itu, jumlah negara dan wilayah yang terjangkit virus corona bertambah empat menjadi 196 dan ada wabah di transportasi angkut (Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang). Dari total kasus tersebut, jumlah kematian mencapai 16.591 kasus, sedangkan 102.536 kasus di antaranya sembuh.

Langkah PKS
Dihubungi terpisah, Ketua DPD PKS Kota Malang, Ernanto Djoko Purnomo mengungkap PKS tengah bersiap menghadapi krisis panjang menghadapi Covid-19, “Ibaratnya sedang perang, musuh kita saat ini tidak terlihat. Mengingat hingga saat ini anti virus untuk Covid-19 masih dalam masa uji klinis, maka dalam perang panjang ini kita harus menghemat amunisi,” ujar Djoko.

“Tim Genta Covid-19 DPD PKS Kota Malang, sedang bersiap menghadapi itu. Lingkaran terdalam yang kami harus lindungi jelas kader PKS. Olehkarena itu, penyemprotan Disinfektan kedepannya akan kita arahkan ke rumah-rumah kader yang berpotensi terdampak, yang paling dekat dengan ODP, PDP maupun Suspect.”

“Kedua, kami menghimpun dana taawun (tolong-menolong) jika ada kader dan simpatisan yang bisnis atau aktiivitas kesehariannya terganggu oleh kebijakan PKS yang meminta kadernya melakukan WFH (Work from Home). Kami sudah punya mappingnya dan itu konsumsi internal pengurus.”

“Ketiga, untuk khidmat ke masyarakat, hingga hari ini kami terus meminjamkan alat semprot otomatis yang kami miliki. Kebetulan kita ada 6 alat, sumbangan dari masing-masing Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKS. Hingga sore ini, bahkan dipinjam oleh teman-teman relawan, Puskesmas, dan lembaga takmir mesjid. Daripada menunggu gerak Pemerintah, sebagian lembaga-lembaga tadi sudah take action melindungi wilayahnya. Kedepan, alat ini dapat dipinjamkan dan silakan bagi masyarakat yang membutuhkan, asalkan ada penanggungjawabnya, kami pinjamkan,” ujar Djoko.

“Keempat, mendistribusikan amanah kepada tiap DPC (pengurus Cabang di tingkat Kecamatan), untuk melakukan upaya yang perlu dan khas di masing-masing wilayahnya. Misalnya DPC Lowokwaru, telah membagikan masker gratis yang diprioritaskan untuk kader dan simpatisan. Sedangkan DPC Kedungkandang, aktif melakukan penyemprotan ke daerah-daerah yang berpotensi terdampak dan berbahaya,” tutup Djoko.

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Karena Sedang Hadapi Corona, Asmualik Tolak Pembangunan Gedung Bersama

MALANG, 11 April 2020 – Pembangunan Gedung Bersama yang dilakukan oleh Pemkot Malang mendapat penolakan dari Wakil Ketua DPRD …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.